Perbaikan 29 Titik Jalan di Lampung, Kontraktor Lokal Harap Dapat Peluang Sama

BANDAR LAMPUNG | LAMPUNGKU.COM – Rencana Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperbaiki 29 titik ruas jalan mendapat respon positif dari kalangan kontraktor lokal agar semua punya peluang yang sama dalam proyek pengerjaan jalan tersebut.

CV. Sakira Konstruksi kepada lampungku.com, Jum’at (25/4/2026) menilai program tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus berharap adanya ruang peluang yang sama dalam keterlibatan pelaku usaha lokal.

Bacaan Lainnya

Direktur CV. Sakira Konstruksi, Yusuf Effendi menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga momentum untuk memberdayakan sumber daya daerah.

Menurutnya, perusahaan lokal di Lampung banyak yang memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup untuk berkontribusi dalam proyek-proyek tersebut, namun sulit untuk mendapatkan peluang.

“Kami sangat mendukung rencana pemerintah provinsi dalam memperbaiki 29 titik jalan. Ini adalah kebutuhan mendesak masyarakat. Namun, kami juga berharap program ini bisa membuka peluang yang sama bagi kontraktor lokal seperti kami untuk ikut terlibat sebagaimana kontraktor lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelibatan pengusaha lokal selama ini memberikan dampak ganda, mulai dari penyerapan tenaga kerja setempat hingga perputaran ekonomi di daerah. Selain itu, kontraktor lokal dinilai lebih memahami kondisi geografis dan karakteristik wilayah Lampung.

CV. Sakira Konstruksi juga menekankan pentingnya transparansi dan pemerataan dalam proses pengadaan proyek. Menurut mereka, mekanisme yang terbuka dan adil akan menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas hasil pembangunan.

“Kalau diberikan kesempatan, kami siap bersaing secara profesional dan memberikan hasil terbaik. Harapannya, pembangunan ini tidak hanya selesai secara target, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Program perbaikan 29 titik jalan tersebut diharapkan dapat mengatasi sejumlah kerusakan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat, serta memperlancar akses distribusi barang dan jasa di berbagai wilayah Lampung.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal, pembangunan infrastruktur diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi daerah melalui pemerataan peluang bagi semua kontraktor lokal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *