LAMPUNG SELATAN | LAMPUNGKU.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh keluarga besar SMP Adab Kesuma Bangsa Negararatu Natar Lampung Selatan melalui kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat.
Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan dan warga sekitar Dusun Sidoarjo Desa Negararatu, Jum’at, (13/3/2026) sebagai bentuk sedekah sekaligus sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
Kegiatan berbagi takjil ini melibatkan para siswa yang didampingi oleh guru, salah satunya Qomariyah selaku guru pendamping. Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan siswa.
Menurut Qomariyah, Ramadhan merupakan momentum yang sangat baik untuk mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada para pelajar. Melalui kegiatan berbagi, siswa dapat belajar secara langsung tentang arti memberi, peduli terhadap sesama, serta merasakan kebahagiaan saat membantu orang lain.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sedekah sekaligus bagian dari proses pendidikan. Kami ingin melatih siswa agar memiliki kepedulian terhadap masyarakat di sekitarnya. Dengan berbagi takjil, mereka belajar tentang empati dan pentingnya membantu sesama,” ujar Qomariyah.
Ia menambahkan, Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa melalui kegiatan nyata di tengah masyarakat.
Sebanyak 500 paket takjil yang dibagikan berisi makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Para siswa tampak antusias saat membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan karakter yang selama ini ditekankan oleh SMP Adab Kesuma Bangsa. Selain pembelajaran di dalam kelas, sekolah berupaya menghadirkan pengalaman nyata bagi siswa agar mereka memahami nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengesankan. Mereka tidak hanya belajar tentang pentingnya berbagi, tetapi juga merasakan langsung bagaimana interaksi dengan masyarakat dapat menumbuhkan rasa kepedulian.
Salah seorang siswa mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, berbagi takjil membuat dirinya merasa bahagia karena dapat membantu orang lain yang sedang berpuasa.
“Kami senang bisa ikut membagikan takjil. Rasanya bahagia ketika orang-orang menerima dan mengucapkan terima kasih. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ujarnya.
Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut kegiatan tersebut dengan penuh apresiasi. Banyak di antara mereka yang merasa terbantu, terutama bagi pengguna jalan yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka puasa.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli dan empati terhadap sesama.





