Pangdam XXI/Radin Inten Tutup TMMD ke-127 di Pesawaran, Infrastruktur Desa Hingga Sumur Bor Rampung

PESAWARAN | LAMPUNGKU.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan resmi ditutup dalam sebuah upacara yang dipimpin langsung Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, di Lapangan Sepak Bola Gelora Muda Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/3/2026).

Penutupan ini menandai selesainya berbagai pembangunan infrastruktur desa yang selama beberapa minggu terakhir dikerjakan secara gotong royong oleh prajurit TNI bersama masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan.

Menurutnya, program ini bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial masyarakat serta meningkatkan ketahanan wilayah.

“TMMD merupakan bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat. Melalui kerja bersama, kita ingin mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam dalam amanatnya.

Selama pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Kecamatan Way Khilau, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton, pembangunan talud di Desa Tanjung Rejo, serta pembuatan dua titik sumur bor yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Selain itu, program juga mencakup pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat desa.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan, sosialisasi ketahanan pangan, penyuluhan hukum, hingga edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD, mulai dari prajurit TNI, pemerintah daerah, aparat terkait hingga masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan program tersebut.

“Keberhasilan TMMD ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh prajurit yang telah bekerja keras menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan dengan baik,” katanya.

Ia juga berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Upacara penutupan TMMD ke-127 ini juga ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil program TMMD dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran sebagai simbol bahwa seluruh hasil pembangunan telah selesai dan siap dimanfaatkan masyarakat.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya unsur Forkopimda Provinsi Lampung, pejabat Kodam XXI/Radin Inten, Danrem 043/Gatam, Dandim 0421/Lampung Selatan, serta jajaran pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran.

Setelah upacara penutupan, Pangdam XXI/Radin Inten bersama rombongan meninjau langsung hasil pembangunan TMMD di lokasi kegiatan serta mengikuti rangkaian bakti sosial yang melibatkan masyarakat sekitar.

Program TMMD sendiri merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, serta masyarakat. Program ini bertujuan mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.

Dengan berakhirnya TMMD ke-127 di Way Khilau, semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai fondasi penting dalam pembangunan desa dan penguatan ketahanan nasional dari tingkat wilayah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *