LAMPUNG SELATAN | LAMPUNGKU.COM – Tim Pusat Observasi Falak (POF) Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Lampung menggelar kegiatan Tadrib Hisab Rukyat Wilayah Lampung pada Sabtu–Ahad, 14–15 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan melestarikan sekaligus mengembangkan ilmu falak di tengah masyarakat, khususnya dalam penentuan waktu-waktu penting dalam kalender Hijriah.
Ketua Tim POF Jama’ah Muslimin Wilayah Lampung, Nur Efendi, mengatakan ilmu falak memiliki peranan penting dalam kehidupan umat Islam, baik dalam aspek ibadah maupun hal lainnya.
Menurutnya, tanpa ilmu falak umat Islam akan mengalami kesulitan dalam melakukan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan qomariyah, terutama pada awal bulan Ramadhan, Syawwal, dan Dzulhijjah.
“Tanpa ilmu falak, umat Islam juga tidak dapat mengetahui kapan terjadinya gerhana matahari maupun gerhana bulan. Padahal ketika terjadi gerhana, umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan shalat gerhana,” ujar Nur Efendi.
Ia menjelaskan, kegiatan tadrib ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus upaya menjaga keberlanjutan ilmu falak di kalangan umat Islam, khususnya di wilayah Lampung.
Dalam kegiatan ini, materi yang disampaikan dibatasi pada pembahasan dasar, yakni tentang cara menghitung awal hari dalam kalender Hijriah serta pembahasan mengenai rukyat pagi.
Selain itu, pembelajaran hisab dalam tadrib ini juga mengacu pada metode yang bersumber dari tarekat atau metode perhitungan yang dikembangkan oleh Ibnu Syatir al-Dimasqy.
Melalui kegiatan tersebut, POF Jama’ah Muslimin Wilayah Lampung berharap semakin banyak masyarakat yang memahami ilmu falak dan mampu mengaplikasikannya dalam penentuan waktu-waktu ibadah umat Islam.





