BANDAR LAMPUNG | LAMPUNGKU.COM — Perburuan performa menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 mulai dipanaskan. Tim esports PUBG Mobile PWI Lampung langsung tancap gas dengan memulai latihan bersama, Ahad (11/10/2026), untuk menghadapi Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.
Bukan sekadar berburu kemenangan, turnamen ini menjadi panggung awal bagi skuad PWI Lampung untuk menguji kekompakan, mematangkan strategi, sekaligus mengukur kekuatan sebelum menghadapi persaingan Porwanas 2027 yang akan digelar di Lampung.
Latihan perdana tersebut melibatkan seluruh pemain inti dan cadangan. Mereka memfokuskan membangun chemistry, memperkuat komunikasi, dan menyatukan pola permainan agar setiap pemain mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat di tengah tekanan pertandingan.
Waktu persiapan pun kian terbatas. Babak kualifikasi Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 dijadwalkan berlangsung secara daring pada 17–18 Oktober 2026 melalui platform Garudaku.
In Game Leader (IGL) tim PUBG Mobile PWI Lampung, Edwin Apriandi, menegaskan latihan bersama menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh pemain memiliki kesiapan yang sama sebelum memasuki arena kompetisi.
Edwin, yang juga diberi tugas sebagai penanggung jawab esports PWI Lampung sekaligus Ketua PWI Lampung Selatan, mengatakan kekuatan tim tidak cukup hanya bertumpu pada kemampuan individu. Kekompakan, komunikasi, dan ketepatan mengambil keputusan menjadi faktor penting untuk menghadapi persaingan.
“Latihan perdana ini menjadi momentum bagi kami untuk membangun chemistry antarpemain, menyatukan strategi, dan melihat sejauh mana kesiapan tim. Kami ingin seluruh pemain, termasuk cadangan, memiliki pemahaman permainan yang sama sehingga tim bisa tampil lebih solid,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Ahad (11/10/2026).
Menurutnya, gameplay PUBG Mobile menuntut koordinasi yang kuat dalam setiap pergerakan. Kesalahan membaca situasi atau terlambat mengambil keputusan dapat memengaruhi hasil pertandingan.
Karena itu, latihan bersama menjadi ruang untuk menguji skema permainan sekaligus membenahi kelemahan yang masih ditemukan.
Bagi PWI Lampung, Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 memiliki arti lebih dari sekadar turnamen. Kompetisi ini menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan skuad dalam atmosfer pertandingan profesional sekaligus mengevaluasi kesiapan tim dalam menghadapi Porwanas 2027.
Lampung yang dijadwalkan menjadi tuan rumah Porwanas 2027 memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan atlet-atlet wartawan agar mampu tampil kompetitif di ajang olahraga tingkat nasional tersebut.
Edwin mengatakan, pengalaman bertanding sejak dini diperlukan agar tim memiliki gambaran lebih jelas mengenai kekuatan, kelemahan, dan meta gameplay yang kian dinamis.
“Turnamen ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengukur kemampuan tim, membangun kekompakan, dan mengevaluasi strategi sebelum menghadapi Porwanas 2027. Apalagi, Lampung akan menjadi tuan rumah dan tim esports PUBG Mobile PWI Lampung nantinya juga akan bertanding di ajang tersebut,” katanya.
Ia menegaskan, persiapan tidak boleh berhenti pada latihan awal. Disiplin, konsistensi, dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci agar kemampuan tim berkembang seiring mendekatnya agenda kompetisi.
“Target kami tentu memberikan hasil terbaik di setiap turnamen yang diikuti. Namun, yang paling penting saat ini adalah disiplin berlatih, menjaga kekompakan, dan terus meningkatkan kemampuan agar lebih siap menghadapi kompetisi mendatang,” ujar Edwin.
Persaingan di Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 juga mulai terlihat dari keikutsertaan tim-tim daerah. Hingga Minggu (11/10/2026), tercatat dua tim dari Lampung telah mendaftar pada cabang PUBG Mobile, yakni tim PWI Lampung dan tim ESI Bandar Lampung.
Babak kualifikasi dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Garudaku pada 17–18 Oktober 2026. Tim yang berhasil memenangi kualifikasi di masing-masing wilayah Komando Daerah Militer (Kodam) berkesempatan melaju ke Grand Final di Jakarta.
Di babak puncak, para peserta akan memperebutkan total hadiah Rp500 juta. Namun, tim yang lolos kualifikasi masih harus menjalani proses verifikasi sesuai ketentuan penyelenggara sebelum dinyatakan memenuhi syarat untuk bertanding di Grand Final.
Penyelenggara juga menetapkan persyaratan khusus bagi peserta kategori amatir. Pemain tidak boleh pernah bertanding di PUBG Mobile Pro League (PMPL) maupun ajang resmi nasional PUBG Mobile dalam dua musim terakhir. Selain itu, seluruh anggota tim diwajibkan memiliki KTP dari wilayah Kodam yang sama.
Bagi skuad PUBG Mobile PWI Lampung, rangkaian pertandingan ini menjadi kesempatan untuk menguji hasil latihan sekaligus membangun fondasi menuju Porwanas 2027.
Yaitu dengan membangun tim yang solid, terukur, dan siap bersaing. “Perjuangan menuju Porwanas tidak dimulai saat pertandingan digelar, melainkan dari setiap sesi latihan yang dijalani sejak hari ini,” pungkas Edwin.
Informasi resmi mengenai turnamen dan pendaftaran dapat diakses melalui laman Garudaku: https://garudaku.com/piala-panglima-tni-2026.





