GUNUNG SUGIH | LAMPUNGKU.COM — Ketua DPRD Lampung Tengah Febriyantoni menegaskan pengalaman menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) harus menjadi bekal untuk membangun karakter, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap tanah air.
Hal itu disampaikannya saat ramah tamah bersama Paskibraka Kabupaten Lampung Tengah di Gedung Sesat Agung Nuo Balak, Gunung Sugih, Senin (17/8/2026).
“Upacara telah selesai, tetapi tugas kebangsaan saudara sesungguhnya baru dimulai. Pengalaman menjadi Paskibraka hendaknya tidak berhenti pada pelaksanaan tugas upacara. Pengalaman tersebut harus menjadi bekal untuk membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, keteguhan, serta kecintaan terhadap tanah air dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Febriyantoni.
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan dan pelatihan Paskibraka harus diwujudkan melalui sikap, keputusan, dan karya nyata. Ia juga berharap para Paskibraka mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Ramah tamah yang digelar Pemerintah Daerah Lampung Tengah itu merupakan bentuk apresiasi kepada para Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan penuh disiplin pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Selain ramah tamah, kegiatan juga diisi dengan pemberian remisi kepada warga binaan Lapas Gunung Sugih, pemberian penghargaan kepada pelajar berprestasi, dan penghargaan prestasi kader PKK se-Lampung Tengah.
Febriyantoni juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, dan keluarga Paskibraka yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dapat berjalan lancar.





