JAKARTA| LAMPUNGKU.COM – Tempo menilai peliputan langsung dari misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza merupakan bagian penting dari tanggung jawab media dalam memenuhi hak publik atas informasi.
Hal itu disampaikan Corporate Secretary PT Tempo Inti Media Tbk, Jajang Jamaludin, menyusul diculiknya reporter Tempo asal Lampung, Andre Prasetyo, saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Dalam keterangannya kepada Lampungku.com, Selasa (19/5/2026), Jajang menyebut keputusan memberangkatkan reporter ke wilayah konflik dilakukan karena misi kemanusiaan untuk warga sipil Gaza dinilai sangat penting dan dibutuhkan.
“Perhatian khalayak di Indonesia atas konflik di sana sangat besar. Adalah kewajiban kami sebagai media untuk memenuhi hak dan kebutuhan publik atas informasi langsung dari lapangan,” ujar Jajang.
Tempo menegaskan keberangkatan Andre telah melalui berbagai persiapan, termasuk pelatihan peliputan di wilayah konflik dan pembekalan sebagai relawan kemanusiaan (Non Violence Training-red).
Saat ini, perusahaan media tersebut terus berupaya memperoleh informasi terbaru terkait kondisi Andre dengan menjalin komunikasi intensif bersama Global Sumud Flotilla (GSF) dan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).
Selain itu, Tempo juga memanfaatkan berbagai jalur komunikasi dan relasi di dalam maupun luar negeri untuk mendorong perhatian internasional terhadap kasus tersebut serta mencari langkah terbaik demi memastikan keselamatan dan pemulangan Andre.
Andre Prasetyo diketahui merupakan reporter Tempo asal Lampung yang mengikuti misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Kontak dengan Andre dilaporkan terputus sejak Ahad, 17 Mei 2026, sebelum kemudian pihak GPCI mengonfirmasi bahwa ia termasuk salah satu relawan yang ditahan aparat keamanan Israel pada Senin, 18 Mei 2026.





