Keren, Tasyakuran Kelulusan Ponpes Al-Fatah Natar Datangkan Dubes Palestina

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah AK Al-Sattari disambut Pembina Ponpes Al-Fatah Yakhsyallah Mansur dan Kadis Kominfotik Prov. Lampung, Ganjar Jationo, di Masjid An Nubuwwah Natar Lampung Selatan , Ahad, (19/4/2026). Photo: Istimewa.

LAMPUNG SELATAN | LAMPUNGKU.COM – Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Lampung menghadirkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah AK Al-Sattari pada Tasyakuran Kelulusan Kelas 6 Madrasah Aliyah (MA) Angkatan ke-32 yang digelar di Masjid An Nubuwwah, Muhajirun Negararatu Natar Lampung Selatan, Ahad (19/4/2026).

Kehadiran perwakilan resmi Palestina tersebut menjadi sorotan sekaligus memberikan nuansa internasional dalam prosesi yang diikuti oleh 93 santri, terdiri dari 49 santri Muslimin dan 44 santri Muslimat.

Bacaan Lainnya

Ratusan santri dan warga berbaris menyambut kedatangan Abdulfattah pada kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Kegemilangan dengan Generasi yang Kokoh Keimanan, Tajam Pemikiran, dan Mulia Perbuatan.”

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan bisa hadir di tengah masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar pesantren. Ia bahkan menyebut Indonesia sebagai “negeri kedua” setelah Palestina yang memberikan rasa kedekatan emosional baginya.

“Senang bisa hadir di keluarga besar Indonesia. Hari ini saya merasakan berada di tengah keluarga sendiri, tidak terasa asing,” ungkapnya.

Kehadiran Dubes Palestina ini merupakan undangan langsung dari Imaam Yakhsyallah Mansur selaku pembina jaringan Ponpes Al-Fatah Se-Indonesia. Ia menegaskan komitmennya untuk memenuhi setiap undangan dari tokoh tersebut sebagai bentuk penghormatan dan persaudaraan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pondok Pesantren Al-Fatah atas kontribusinya dalam pendidikan Islam, serta kepada Aqsa Working Group atas upaya yang dilakukan dalam mendukung perjuangan Palestina.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan harapan besar akan kemerdekaan Palestina dan mengundang masyarakat Indonesia untuk suatu hari berkunjung ke Palestina.

“Insya Allah Palestina akan merdeka. Dan demi Allah, kalian akan shalat di Masjid Al-Aqsha. Kami akan membangun kembali rumah kami di Gaza, dan silakan datang mengunjungi kami di sana,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *