TANGGAMUS | LAMPUNGKU.COM – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Komariah (62), warga Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sedalam sekitar 16 meter di Desa Rantau Tijang, Selasa malam.
Korban diketahui telah hilang sejak Senin malam. Pihak keluarga baru mengetahui keberadaan korban berada di dalam sumur pada Selasa malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban juga memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanggamus sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah menerima laporan adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur, Damkar Tanggamus berkoordinasi dengan Pos SAR Tanggamus pada pukul 22.10 WIB untuk meminta bantuan evakuasi. Demikian rilis dari Basarnas Lampung, Rabu (10/6/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tanggamus diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 22.25 WIB dengan membawa peralatan Vertical Rescue dan Confined Space Rescue. Tim menempuh perjalanan sekitar 38 kilometer menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi pada pukul 23.15 WIB, Tim SAR Gabungan langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur-unsur yang telah berada di lokasi.
Tim kemudian melakukan proses evakuasi menggunakan metode Vertical Rescue karena korban berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 16 meter. Sekitar pukul 23.35 WIB, korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung melalui Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus, Nico Saputra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi evakuasi tersebut.
“Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Damkar Talang Padang, Polsek Pugung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat setempat. Dengan berhasil dievakuasinya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada Rabu (10/6/2026) dini hari, serta seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.





