LAMPUNG SELATAN | LAMPUNGKU.COM – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang penumpang yang dilaporkan terjatuh dari KMP Batumandi di perairan Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan, pada hari keempat operasi, Ahad (12/7/2026).
Pada pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan memulai pencarian sesuai Rencana Operasi (Ren.Ops) H.4.
Pukul 10.00 WIB, pencarian dilakukan di sekitar Pulau Sangiang menggunakan RIB 02. Selanjutnya, pada pukul 12.00 WIB, pencarian dihentikan sementara dengan hasil nihil dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB.
Pencarian kemudian difokuskan di sekitar perairan Tanjung Tua mulai pukul 13.00 WIB. Pada pukul 15.00 WIB, Tim SAR Gabungan menghimbau kepada para nelayan agar segera melaporkan kepada Tim SAR Gabungan apabila melihat tanda-tanda maupun keberadaan korban.
Operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB setelah Tim SAR Gabungan menyisir area pencarian dengan total sekitar ±15 nautical mile (Nm). Hingga akhir operasi hari keempat, korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin (13/7/2026) pukul 07.00 WIB sesuai dengan Rencana Operasi (Ren.Ops) H.5.
Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan tinggi gelombang 0,2 hingga 0,5 meter dan kecepatan angin 5–10 knot.
Tim SAR Gabungan juga menghadapi sejumlah kendala, yakni arus bawah yang cukup kuat serta sulitnya sinyal dan jaringan internet di lokasi operasi.
Korban diketahui bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu, perempuan berusia 19 tahun, beragama Katholik, beralamat di Perum Mutiara Citra Asri Blok D 24 RT/RW 001/014, Kecamatan Indihiang, Provinsi Jawa Barat.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, TNI AL Kalianda, ASDP Bakauheni, dan keluarga korban.
Sarana dan prasarana yang digunakan dalam operasi meliputi satu unit RIB 02, satu unit Rescue D-Max, dua set alat selam, tiga unit alat komunikasi, satu paket APD, serta peralatan pendukung.





