BANDAR LAMPUNG | LAMPUNGKU.COM – Persaingan masuk Universitas Lampung (Unila) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 tercatat paling ketat pada Program Studi Gizi dengan rasio 1:90, menjadikannya program studi dengan tingkat seleksi tertinggi di kelompok saintek tahun ini.
Hal itu terungkap dalam konferensi pers pengumuman hasil SNBP 2026 yang digelar di ruang sidang utama Rektorat Unila, Selasa (31/3/2026). Ketua PMB Unila, Suripto Dwi Yuwono, menyampaikan bahwa minat calon mahasiswa terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2026, jumlah peminat mencapai 26.957 peserta, dengan total pendaftar unik sebanyak 19.333 siswa, dan 2.866 di antaranya dinyatakan lolos.
Selain Gizi, sejumlah program studi saintek lain juga memiliki tingkat persaingan tinggi, di antaranya Farmasi (1:38), Sistem Informasi (1:35), Kedokteran (1:21), hingga Teknik Sipil (1:9). Sementara di kelompok soshum, Manajemen menjadi program studi paling diminati dengan rasio keketatan 1:27, disusul Pendidikan Bahasa Indonesia, PPKn, dan Pendidikan Bahasa Inggris.
Dari sisi sebaran, pendaftar masih didominasi siswa asal Provinsi Lampung, meski terdapat pula peserta dari berbagai daerah lain seperti Sumatra Selatan, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta. Siswa yang lolos berasal dari 495 sekolah, dengan dominasi lulusan SMA sebesar 75 persen.
Unila juga mencatat hampir 45 persen mahasiswa yang diterima berpotensi memperoleh bantuan pendidikan melalui program KIP Kuliah. Kampus berharap jumlah penerima bantuan ini masih dapat bertambah seiring pembaruan data dari pemerintah pusat.
Selain itu, Unila mengingatkan peserta yang belum lolos SNBP masih memiliki kesempatan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur mandiri yang akan dibuka berikutnya.





