LAMPUNG SELATAN| LAMPUNGKU.COM — Yayasan Swadhipa melaksanakan kegiatan penyerahan murid baru tahun ajaran 2026/2027 dari masing-masing unit sekolah ke Yayasan Swadhipa. Kegiatan ini berlangsung di salah satu unit yayasan swadhipa yaitu SMK Swadhipa 2 Natar, Lampung Selatan, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pagi hari ini dihadiri 1046 siswa baru, Soko Guru Swadhipa, Pengurus Yayasan Swadhipa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa Bumisari, serta dewan guru dan karyawan yang ada di Yayasan Swadhipa.
Pada kesempatan ini, ketua umum yayasan menjelaskan sejarah berdirinya yayasan swadhipa. Yayasan swadhipa berdiri 46 tahun yang lalu, dipelopori oleh 11 pemuda desa Bumisari. 11 pelopor tersebut dikenal dan dikenang oleh yayasan Swadhipa sebagai soko guru Swadhipa. Kerja keras 11 pemuda ini berhasil melahirkan Yayasan Swadhipa.
Yayasan Swadhipa saat ini memiliki unit-unit sekolah diantaranya : TK Swadhipa, SDS Swadhipa, SMP Swadhipa 1 Natar, SMP Swadhipa 3 Tugusari, SMP Swadhipa Pulau Sebesi, MTS Roudotul Jannah, SMK Swadhipa 1 Natar, SMK Swadhipa 2 Natar, SMA Swadhipa, dan SMA kelautan Swadhipa Pulau Sebesi.
Dengan berdirinya unit-unit tersebut pada tahun ajaran 2026/2027 Yayasan Swadhipa menerima murid sejumlah 1046 siswa. Dengan rincian TK 40 siswa, SDS 50 siswa, MTS 21 siswa, SMP 120 siswa, SMA 293 siswa, SMK Swadhipa 1, 94 siswa, SMK Swadhipa 2, 362 siswa, SMA Kelautan Swadhipa Pulau Sebesi 25 siswa, SMP Swadhipa 3 dan SMP Pulau Sebesi 41 siswa.
Pada amanatnya, ketua umum Yayasan Swadhipa, Ety Rohyani, S.E, M.M, berharap agar siswa baru selalu berbuat dalam hal kebaikan, menghindari pertikaian sesama keluarga Swadhipa, segera menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada di sekolah, belajar dengan baik, dan isi kesibukan dengan kegiatan ekstrakurikuler.
Selain itu Ety juga menekankan, di Yayasan Swadhipa sebagai lembaga pendidikan berlaku pendidikan Adab. Adab tersebut mencakup adab terhadap guru, adab terhadap karyawan, adab terhadap orang tua, dan adab sesama murid. Selain itu, ketua umum yayasan berpesan juga untuk sama-sama menjaga dan menggunakan media sosial dengan sangat bijak.
Ketua umum juga menekankan Unit-unit sekolah di Yayasan Swadhipa untuk terus meningkatkan sarana prasarana pembelajaran guna menunjang tercapainya hasil belajar dengan baik. Prestasi akademik maupun non akademik murid harus lebih diperhatikan. Terkait prestasi ini, ketua umum yayasan mendorong untuk dapat mencontoh prestasi baik yang telah diperoleh.
Prestasi yang membanggakan di tahun 2026 ini adalah berhasilnya Nouval Ghaly Oktora siswa kelas XI SMA Swadhipa mewakili Lampung menjadi petugas pengibar bendera pusaka di Istana Negara.





