BANDAR LAMPUNG | LAMPUNGKU.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, mengungkapkan kekagumannya terhadap persiapan totalitas Provinsi Lampung yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Hari Pers Nasional (HPN).
Ia mengaku apresiasi melihat keseriusan panitia, mulai dari kesiapan venue hingga tingginya antusiasme para atlet daerah.
“Saya benar-benar terkejut melihat persiapan Lampung. Bukan hanya venue-nya yang sekelas Jakarta dan sangat bagus, tetapi semangat teman-teman di sini sangat luar biasa,” ujar Marthen saat ditemui di venue Cabor Biliar, Dari Biliard, Selasa, (24/8/2026).
Marthen menyoroti keseriusan PWI Lampung dalam menjaring atlet, termasuk keikutsertaan atlet perempuan. Menurutnya, persiapan Lampung jauh lebih matang dan rapi dibandingkan dengan beberapa provinsi besar lainnya.
“Saya baru dari DKI Jakarta dan mengobrol dengan teman-teman di Jawa Barat, persiapannya belum serapi di sini. Di DKI saja, hari ini belum ada seleksi untuk cabang tenis, sementara Lampung sudah sejauh ini. Padahal biasanya provinsi yang kuat di Porwanas itu Jabar, DKI, Sumut, Jatim, dan Lampung sendiri. Ini bukti bahwa PWI Lampung sangat serius ingin menjadi juara umum,” puji Marthen.
Lebih lanjut, Marthen memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua PWI Lampung beserta jajaran pengurus, serta Pemerintah Provinsi Lampung. Ia mencatat bahwa Lampung telah mencetak sejarah baru dalam dunia pers dan olahraga wartawan nasional.
“Baru kali ini Lampung menjadi tuan rumah Porwanas sekaligus HPN. Sebelumnya pernah tuan rumah Porwanas saja, HPN saja, atau Kongres saja, tapi belum pernah bersatu seperti ini. Ini menunjukkan keseriusan Pemprov Lampung juga,” tegasnya.
Momentum besar ini diproyeksikan akan membawa dampak ekonomi yang masif bagi Bumi Ruwa Jurai. Marthen memprediksi perputaran uang yang fantastis mengingat jumlah tamu yang akan membeludak.
“Untuk Porwanas saja estimasinya sekitar 3.000 orang yang datang. Apalagi ditambah HPN, bisa mencapai 5.000 hingga 6.000 orang. Hotel-hotel di Bandar Lampung pasti akan penuh,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Lampung saat ini sudah menjadi primadona pariwisata berkat akses jalan tol. Hal ini terlihat dari banyaknya kendaraan berpelat BG (Sumatera Selatan) yang memadati Bandar Lampung pada hari libur untuk mencari wisata laut.
Menyambut ribuan tamu dari seluruh penjuru Nusantara, Marthen menitipkan pesan khusus kepada pemerintah daerah dan pelaku UMKM agar bisa menangkap peluang emas ini dengan baik. Ia meminta agar ada panduan wisata dan belanja yang jelas bagi para tamu.
“Mereka (tamu) pasti akan membelanjakan uangnya. Saya harap ini bisa ditangkap dengan baik oleh Lampung. Persiapkan oleh-oleh yang paling berkesan, misalnya sentra Kain Tapis Lampung,” imbaunya.
Marthen mewanti-wanti agar kualitas produk lokal tetap terjaga demi nama baik daerah.
“Harus ada panduan belinya di mana. Jangan sampai tamu sudah beli mahal, tapi ternyata kualitasnya jelek. Jangan sampai mereka salah beli. Ini menyangkut nama baik Lampung,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh berbagai pihak, Provinsi Lampung diyakini tidak hanya akan sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga sukses mendongkrak perekonomian masyarakat lokal lewat ajang nasional ini.





